Secara standar, movie/animasi yang dibuat dengan Flash akan menghasilkan animasi yang berulang-ulang sampai Anda menutup jendela tempat animasi dimainkan. Akan tetapi terkadang hal tersebut membuat kita bosan atau mengganggu tampilan animasi
yang lain.
Sekarang timbul pertanyaan, apakah bisa menghentikan animasi ketika animasinya sudah selesai? Tentu saja bisa, tambahkan saja action stop di frame terakhir. Pada latihan ini, kita akan menghentikan animasi kecelakaan pesawat yang telah kita buat
1. Klik menu File > Open, lalu cari dan buka file animasi kecelakaan pesawat.fla.
2. Klik pada frame terakhir dari animasi pesawat, yaitu frame 40.
3. Kemudian klik menu Window > Development Panels > Actions untuk menampilkan Actions Panel. Bagian Actions Category berlabel Actions-Frame yang menandakan bahwa kita akan memberikan action pada Frame.
4. Pada Actions toolbox, klik pada bagian Global Functions, lalu klik lagi bagian Timeline Control untuk menampilkan kumpulan Action di dalamnya, kemudian klik dua kali action stop sehingga secara otomatis di Script pane akan tertulis kode stop( ).
5. Sekarang dapat dilihat bahwa pada Timeline Panel di frame 40 terdapat huruf a yang menandakan terdapat action pada frame tersebut.Untuk melihat hasilnya, klik menu Control > Test Movie sehingga animasi kecelakaan pesawat akan berhenti saat animasinya sudah selesai, berbeda dengan sebelumnya di mana animasi akan berulangulang terus tanpa henti.
Senin, 02 November 2009
Mengenal Area Kerja ActionScript
ActionScript mempunyai panel di mana di dalamnya kita bias memberikan dan mengatur action. Untuk menampilkannya, klik menu Window > Development Panels > Actions.
1. Actions category, menunjukkan action diberikan pada frame atau pada objek (button atau movie clip).
2. Actions toolbox, berisi kumpulan ActionScript yang disediakan oleh Flash dan dapat dipakai langsung dengan melakukan klik ganda pada action yang diinginkan.
3. Script navigator, menampilkan lokasi di file FLA yang dihubungkan ke ActionScript. Di sini kita bisa menjelajahi melalui file FLA untuk menemukan kode ActionScript.
4. Script pane, merupakan tempat dituliskannya/ditempatkannya kode-kode dari ActionScript.
5. Popup-menu, berisi kumpulan perintah untuk mengatur Actions Panel.
di bagian Script pane terdapat beberapa tombol yang nantinya berguna untuk membantu penulisan script/kode di area Script pane. Keterangan detil fungsi masing-masing tombol
Keterangan
1. Add item to script, untuk memasukkan kode ActionScript ke Script pane (selain melalui Actions toolbox).
2. Find, untuk mencari atau menemukan suatu kode dalam Script pane.
3. Replace, untuk mengganti suatu kode yang telah ditemukan tombol Find.
4. Target path, untuk mencari target/sasaran objek, biasanya berupa movie clip.
5. Check Syntax, untuk melakukan cek/pemeriksaan kesalahan pada sintaks kode yang dituliskan di Script pane.
6. Auto Format, untuk merapikan tampilan kode di Script pane.
7. Show Code Hint, untuk menampilkan penunjuk kode untuk action yang akan digunakan.
8. Reference, untuk menampilkan referensi dari ActionScript yang berisi keterangan-keterangan dan contoh-contoh penggunaan dari ActionScript.
9. Debug Options, untuk menandai suatu kode yang salah.
10. View Options pop-up menu, ada tiga pilihan di dalamnya, yaitu View Esc Shortcut Keys (untuk menampilkan tombol singkat Esc untuk semua ActionScript di Action toolbox), View Line Numbers (untuk menampilkan nomor baris kode pada Script pane), Word Wrap (apabila kode yang dituliskan pada Script pane terlalu panjang maka akan diletakkan di baris berikutnya secara otomatis tanpa kita tekan tombol Enter di keyboard).
1. Actions category, menunjukkan action diberikan pada frame atau pada objek (button atau movie clip).
2. Actions toolbox, berisi kumpulan ActionScript yang disediakan oleh Flash dan dapat dipakai langsung dengan melakukan klik ganda pada action yang diinginkan.
3. Script navigator, menampilkan lokasi di file FLA yang dihubungkan ke ActionScript. Di sini kita bisa menjelajahi melalui file FLA untuk menemukan kode ActionScript.
4. Script pane, merupakan tempat dituliskannya/ditempatkannya kode-kode dari ActionScript.
5. Popup-menu, berisi kumpulan perintah untuk mengatur Actions Panel.
di bagian Script pane terdapat beberapa tombol yang nantinya berguna untuk membantu penulisan script/kode di area Script pane. Keterangan detil fungsi masing-masing tombol
Keterangan
1. Add item to script, untuk memasukkan kode ActionScript ke Script pane (selain melalui Actions toolbox).
2. Find, untuk mencari atau menemukan suatu kode dalam Script pane.
3. Replace, untuk mengganti suatu kode yang telah ditemukan tombol Find.
4. Target path, untuk mencari target/sasaran objek, biasanya berupa movie clip.
5. Check Syntax, untuk melakukan cek/pemeriksaan kesalahan pada sintaks kode yang dituliskan di Script pane.
6. Auto Format, untuk merapikan tampilan kode di Script pane.
7. Show Code Hint, untuk menampilkan penunjuk kode untuk action yang akan digunakan.
8. Reference, untuk menampilkan referensi dari ActionScript yang berisi keterangan-keterangan dan contoh-contoh penggunaan dari ActionScript.
9. Debug Options, untuk menandai suatu kode yang salah.
10. View Options pop-up menu, ada tiga pilihan di dalamnya, yaitu View Esc Shortcut Keys (untuk menampilkan tombol singkat Esc untuk semua ActionScript di Action toolbox), View Line Numbers (untuk menampilkan nomor baris kode pada Script pane), Word Wrap (apabila kode yang dituliskan pada Script pane terlalu panjang maka akan diletakkan di baris berikutnya secara otomatis tanpa kita tekan tombol Enter di keyboard).
Menggunakan ActionScript
Untuk keperluan interaktif yang sederhana atau standar, kita bisa menggunakan Behaviors. Akan tetapi, untuk keperluan interaktif yang lebih kompleks, kita harus menggunakan ActionScript.
ActionScript bisa disebut dengan bahasa pemrogramannya Flash Dengan ActionScript, kita bisa membuat movie yang interaktif sehingga user bisa berinteraksi dengan movie tersebut, seperti mengontrol navigasi, memasukkan informasi, menggerakkan objek dengan keyboard, mengubah bentuk mouse, membuat menu, games, kuis, dan lain-lain.
ActionScript atau Action dibagi menjadi dua, yaitu:
1. Action Frame adalah Action yang diberikan pada frame. Frame yang berisi Action ditandai dengan huruf a pada framenya.
2. Action Objek adalah Action yang diberikan pada objek, baik berupa tombol maupun movie clip.
Catatan:ActionScript di Flash sangatlah luas dan banyak cakupannya, apalagi ActionScript di Flash MX 2004 yang sudah mendukung ActionScript v2.
ActionScript bisa disebut dengan bahasa pemrogramannya Flash Dengan ActionScript, kita bisa membuat movie yang interaktif sehingga user bisa berinteraksi dengan movie tersebut, seperti mengontrol navigasi, memasukkan informasi, menggerakkan objek dengan keyboard, mengubah bentuk mouse, membuat menu, games, kuis, dan lain-lain.
ActionScript atau Action dibagi menjadi dua, yaitu:
1. Action Frame adalah Action yang diberikan pada frame. Frame yang berisi Action ditandai dengan huruf a pada framenya.
2. Action Objek adalah Action yang diberikan pada objek, baik berupa tombol maupun movie clip.
Catatan:ActionScript di Flash sangatlah luas dan banyak cakupannya, apalagi ActionScript di Flash MX 2004 yang sudah mendukung ActionScript v2.
Memanggil Suara dari File Streaming MP3
Action untuk memanggil (load) suara dari file MP3 adalah Load streaming MP3 file dari kategori Sound.
Pada latihan ini, kita akan memanggil suara/lagu “cindai” Siti Nurhaliza yang merupakan lagu dengan format MP3.
1. Masukkan dua buah tombol dari library Flash. Pada latihan ini menggunakan tombol playback-play dan playback-stop dari kategori Playback.
2. Klik/pilih tombol play (tombol di sebelah kiri), lalu klik pada Behaviors Panel sehingga akan tampil menu. Pilihlah Sound 201> Load streaming MP3 file, maka akan tampil kotak dialog. Isikan 3. Klik/pilih tombol stop (tombol di sebelah kanan), lalu klik pada Behaviors Panel sehingga akan tampil menu. Pilihlah Sound > Stop Sound, maka akan tampil kotak dialognya. Isikan
Pada latihan ini, kita akan memanggil suara/lagu “cindai” Siti Nurhaliza yang merupakan lagu dengan format MP3.
1. Masukkan dua buah tombol dari library Flash. Pada latihan ini menggunakan tombol playback-play dan playback-stop dari kategori Playback.
2. Klik/pilih tombol play (tombol di sebelah kiri), lalu klik pada Behaviors Panel sehingga akan tampil menu. Pilihlah Sound 201> Load streaming MP3 file, maka akan tampil kotak dialog. Isikan 3. Klik/pilih tombol stop (tombol di sebelah kanan), lalu klik pada Behaviors Panel sehingga akan tampil menu. Pilihlah Sound > Stop Sound, maka akan tampil kotak dialognya. Isikan
Memanggil (Load) Suara dari Library Flash
Action untuk memanggil (load) suara dari library Flash adalah Load Sound from Library dari kategori Sound. Pada latihan ini, kita akan memanggil suara harimau dari library Flash.
1. Masukkan dua buah tombol dari library Flash. cara ini menggunakan tombol gel Right dan gel Stop dari kategori Playback.
2. Klik menu File > Import > Import to Stage, lalu carilah sebuah file suara, dalam latihan ini digunakan suara harimau (harimau.wav).
3. Klik menu Window > Library untuk menampilkan Library Panel, maka di dalamnya sudah terdapat file suara yang telah diimpor. Klik kanan pada suara harimau di library, lalu pilih Linkage.
4. Akan tampil kotak dialognya. Isikan aum pada Identifier dan berikan tanda centang, pada Export for ActionScript.
5. Di Library Panel, suara harimau mempunyai Linkage dengan
nama aum.
6. Sekarang klik/pilih tombol play (tombol di kiri), lalu klik pada Behaviors Panel sehingga akan tampil menu. Pilihlah Sound> Load Sound from Library dari menu tersebut.
7. Akan tampil kotak dialognya. Isikan
8. Klik/pilih tombol stop (tombol di kanan), lalu klik pada Behaviors Panel. Akan tampil menu, lalu pilihlah Sound > Stop Sound sehingga akan tampil kotak dialog. Isikan Untuk melihat hasilnya, klik menu Control > Test Movie. Coba klik pada tombol play, maka akan terdengar suara harimau. Untuk menghentikan suara tersebut, klik tombol stop.
1. Masukkan dua buah tombol dari library Flash. cara ini menggunakan tombol gel Right dan gel Stop dari kategori Playback.
2. Klik menu File > Import > Import to Stage, lalu carilah sebuah file suara, dalam latihan ini digunakan suara harimau (harimau.wav).
3. Klik menu Window > Library untuk menampilkan Library Panel, maka di dalamnya sudah terdapat file suara yang telah diimpor. Klik kanan pada suara harimau di library, lalu pilih Linkage.
4. Akan tampil kotak dialognya. Isikan aum pada Identifier dan berikan tanda centang, pada Export for ActionScript.
5. Di Library Panel, suara harimau mempunyai Linkage dengan
nama aum.
6. Sekarang klik/pilih tombol play (tombol di kiri), lalu klik pada Behaviors Panel sehingga akan tampil menu. Pilihlah Sound> Load Sound from Library dari menu tersebut.
7. Akan tampil kotak dialognya. Isikan
8. Klik/pilih tombol stop (tombol di kanan), lalu klik pada Behaviors Panel. Akan tampil menu, lalu pilihlah Sound > Stop Sound sehingga akan tampil kotak dialog. Isikan Untuk melihat hasilnya, klik menu Control > Test Movie. Coba klik pada tombol play, maka akan terdengar suara harimau. Untuk menghentikan suara tersebut, klik tombol stop.
Langganan:
Postingan (Atom)
